Digital clock

Wednesday, August 20, 2014

LAPORAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI
DI ISP INDO.NET

Disusun sebagai salah satu syarat kelulusan pelaksanaan Kegiatan Praktek Kerja Industri


DISUSUN OLEH :
LILIS SUMYATI

download.jpg

SMK AL-HIDAYAH
KOTA CIREBON
2014/2015

LEMBAR PENGESAHAN KARYA TULIS ILMIAH
Judul :
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………….




Cirebon,…..Desember 2014

Menyetujui / Disahkan :

Pimpinan DU/DI/Instansi,                                   Pembimbing DU/DI/Instansi


­­______________________                                 ­­________________________


Kepala ,                                                            Pembimbing Sekolah

Drs. UCU PRAYOGI                                           _____________________       


Pembina
Nip. 196506021994121002
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala hidayah dan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat melaksanakan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) yang bertempat di ISP INDO.NET selama 3 bulan dengan baik sekaligus penulis dapat menyusun laporan ini sebagai kewajiban pelaksanaan Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) di instansi ini.
Dengan adanya Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) ini, penulis dapat menambah wawasan dan pengalaman, serta dapat mempratekan ilmu yang telah Bapak/Ibu guru di sekolah sebagai penunjang selama mengikuti PRAKERIN. Dengan di adakanya PRAKERIN ini siswa tidak canggung dalam menghadapi dunia usaha yang sesungguhnya. Laporan ini merupakan bukti tertulis bahwa penulis telah melaksanakan kegiatan PRAKERIN di tempat ini. Penulis mengucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu, membimbing dan memberikan dukungan kepada penulis dalam pelaksanaan praktik kerja industri (PRAKERIN).
           Dengan terselesaikannya laporan ini, penulis ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1.            Bapak Drs. UCU SUPRAYOGI, selaku Kepala Sekolah di Sekolah smk al-hidayah kota cirebon
2.            Bapak Arif Maulana selaku koordintor subnet cirebon
3.            Bapak Nurul Sabilillah selaku pembimbing industri.
4.            Bapak Rachmat Haryanto  selaku pembimbing industri lapangan.
5.            Bapak Tedy Setiadi selaku ketua program keahlian sekaligus selaku pembimbing PRAKERIN di SMK AL-HIDAYAH KOTA CIREBON
6.            Seluruh pengajar PRAKERIN yang telah senantiasa mengajar dan membimbing penulis.
7.            Seluruh karyawan ISP INDO.NET yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan PRAKERIN.
8.            Bapak/Ibu guru, Adik-adik kelas penulis yang telah memberi dorongan material maupun spiritual, Keluarga dan Saudara-saudara penulis, serta semua pihak yang telah banyak membantu dalam pembuatan laporan ini yang tidak penulis sebutkan.
Dalam menyusun laporan ini penulis telah berusaha secara maksimal, tapi penulis menyadari bahwa laporan ini jauh dari kesempurnaan, namun hal tersebut menutup kemungkinan adanya kelebihan dan kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan untuk perbaikan.
Penulis berharap laporan PRAKERIN ini akan memberi manfaat bagi pembaca dan generasi baru yang nantinya akan menjalani Praktek Kerja Industri (PRAKERIN).


BAB I
PENDAHULUAN
1.1         Latar Belakang
1.2         Perkembanga Teknologi dan Informasi yang maju pesat beberapa tahun belakangan ini memberikan hal-hal yang baru dalam dunia IT. Salah satu bidangyang maju pesat pada saat ini adalah bidang Jaringan. Seiring perkembangannya, bidang jaringan ini sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat modern, dimana jaringan komputer saat ini banyak dipakai oleh insatnsi - instansi, baik instansikecil maupun besar yang berbasiskan Teknologi Informasi. Jaringan komputer  pada dasarnya merupakan hubungan antara komputer satu dengan komputer lainnya di dalam sebuah gedung sehingga dapat saling berkomunikasi. Belum tersedianya jaringan antar komputer satu dengan komputer yanglainnya di dalam satu ruangan maupun antar ruangan, sehingga untuk berbagi dataataupun berbagi perangkat lunak maupun perangkat keras, masih membutuhkan device lain, misalnya : Flasdisk. Hal ini tentunya menjadi kerugian bagi penggunanya, baik waktu maupun tenaga.Local Area Network (LAN) merupakan sebuah solusi yang tepat bagi keadaan yang terjadi di tempat tersebut. Dimana antara komputer satu dengan yang lainnya dapat saling berkomunikasi, sehingga dapat memudahkan para penggunanya untuk saling berbagi perangkat lunak maupun perangkat keras juga dapat meningkatkan efesiensi kerja.
1.3         Dasar Hukum
1.4         Maksud dan Tujuan
1.5         Metode Penulisan
1.6         Sistematika Penulisan



























BAB I
Jaringan computer dasarnya adalah jaringan kabel yaitu penghubung kabel yang satu dengan lainya dalam system computer. Masing-masing kabel memiliki klasifikasi yang berbeda, ada dua jenis kabel yang dikenal secara umumnya yaitu twisted pair (UTP unshielded twisted pair dan STP shielded twisted pair) dan coaxial cable. Tiepe kabel yang memiliki kecepatan mentrasfer data yang sangat tinggi yaitu tipe cable fiber optic, tipe kabel ini yang memiliki harga yang relative mahal. Dua tipe kable yang sering digunakan pada perangkat jaringan computer adalah twisted pair dan koaksial. Kabel twisted pair terdiri atas 2 jenis yaitu UPT dan STP, sedangkan tipe kabel koaksial terdiri dari 2 jenis yaitu think koaksial dan thick koaksial. Untuk menhubungkan antara satu computer dengan computer lainnya digunakan secara straight kabel dan secara cross kabel. Jika menghubungkan secara strainght kbel maka membutuhkan interfafe hub/switch sedangkan secara cross kabel tidak memerlukan hub/switch . Setiap PC dihubungkan ke jaringan ethnet dengan peralatan Network Interaksi Card (NIC) yang cocok untuk digunakan dengan kabel coax, twisted pair , fiber optik. Agar dapat digunakan , semua NIC harus memiliki device drive untuk setiap sistem operasi. Device dreive ini dapat diperoleh dari pembuat operating sistem maupun dari pembuat NIC itu sendiri.

























standarisasi dengan tujuan untuk mempermudah dalam penambahan jaringan baru tanpa harus melihat susunan yang dipakai jika telah menggunakan standarisasi pengurutan kabel UTP ke konektor RJ 45. Pengkabelan menggunakan Kabel UTP terdapat dua metode yaitu:
a. Kabel Lurus (Straight Cable)
Kabel lurus (Straight Cable) adalah sistem pengkabelan antaraujung satu dengan yang lainnya adalah sama. Kabel lurus (Straight Cable) digunakan untuk menghubungkan antar workstation  (Client) dengan Hub /Switch.
Skema Pengkabelan Lurus adalah antara konektor 1 dengan konektor  2  s
Pemasangan Kabel UTP dan Konektor RJ 45 untuk jaringan susunan kabel harus dilakukan ebagai  berikut:


index.png


Saturday, March 15, 2014

2. Dasar-Dasar Jaringan

DASAR-DASAR JARINGAN
A. Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sekumpulan komputer individu (personal computer) yang dihubung-hubungkan dengan menggunakan protokol Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Berdasarkankriterianya, jaringan komputer dibagi menjadi empat kelompok, yaitu jaringankomputer lokal, jaringan komputer metropolitan, jaringan komputer skala luas,dan interjaringan. Berikut ini adalah penjelasan tentang kelompok jaringantersebut.
1. Jaringan Komputer Lokal (Local Area Network atau LAN)
Local Area Network (LAN) merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. Jarak yang dapat dijangkau oleh LAN kurang lebih 10 km. LAN sering digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor, sekolah, atau pabrik-pabrik untuk memakai resource secara bersama (misalnya, printer atau scanner) dan saling bertukar informasi. LAN dapat dibedakan dari jenis jaringan lainnya berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya.

Keuntungan dari jaringan LAN adalah sebagai berikut:
  1. Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (file sharing).
  2. Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (printer sharing).
  3. File-file data dapat disimpan pada server sehingga data dapat diakses dari semua client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan yangdapat dibuat berdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data terjamin.
  4. File data yang keluar atau masuk dari dan ke server dapat dikontrol.
  5. Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
  6. f.   Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
  7. Komunikasi antarkaryawan dapat dilakukan dengan menggunakan e-mail dan chat.
2. Jaringan Komputer Metropolitan (Metropolitan Area Network atau MAN)
Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan dengan area lebih luas dari LAN, dapat terdiri dari dua atau lebih LAN yang dihubungkan bersama-sama dalam batas-batas tertentu, misalnya dalam suatu kawasan metropolitan atau satu kota. Jarak maksimum yang dapat dijangkau oleh MAN adalah 80 km. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang berdekatan dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN biasanya mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. MAN hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak mempunyai elemen switching yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel.
Keuntungan jaringan MAN adalah:
a. Dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
b. Jangkauan lebih luas dari LAN.
c. Lebih irit kabel jaringan, karena tidak terlalu membutuhkan banyak kabel jaringan.


3. Jaringan Komputer Skala Luas (Wide Area Network atau WAN)
Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang mempunyai jangkauan area sangat luas, misalnya antarpulau, negara, benua, bahkan ke luar angkasa. Contoh WAN yang sangat terkenal adalah Internet. Tetapi, WAN dapat juga menjadi network pribadi. Sebagai contoh, suatu perusahaan yang memiliki kantor-kantor di berbagai negara dapat memiliki WAN yang menghubungkan kantor-kantor tersebut melalui hubungan telepon, satelit, dan teknologi-teknologi lainnya. Biasanya, WAN terdiri dari banyak LAN yang diinterkoneksikan.
Keuntungan jaringan WAN adalah sebagai berikut:
  1. Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai bank data dari kantorcabang.
  2. Komunikasi antarkantor dapat menggunakan e-mail dan chat.
  3. Dokumen atau file yang biasanya dikirimkan melalui faksimile ataupun paket pos, dapat dikirim melalui e-mail dan transfer file dengan biayan yang relatif murah dan dalam jangka waktu yang sangat cepat.
  4. Pooling dan updating data antarkantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.
 
B. Jenis-jenis Jaringan Komputer
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dan manfaat dari jaringan computer adalah:
  1. Membagi sumber daya, misalnya berbagi pemakaian printer, CPU, memory, atau harddisk.
  2. Sarana komunikasi, contohnya surat elektronik, instant messaging, dan chatting.
  3. Akses informasi, contohnya web browsing.
  4. Reliabilitas tinggi, contohnya kita bisa mengcopykan data-data ke dua atau lebih computer. Dengan demikian, apabila salah satu computer rusak dan data-data yang tersimpan didalamnya hilang, kita masih dapat menggunakan data yang tersimpan pada computer lain
Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem clientserver dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Berdasarkan skalanya, jaringan komputer dibedakan menjadi:
1)    Personal Area Network (PAN).
2)    Campus Area Network (CAN).
3)    Local Area Network (LAN).
4)    Metropolitant Area Network (MAN).
5)    Wide Area Network (WAN).
6)    Global Area Network (GAN).
Pada dasarnya, setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi, ada juga jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server, sedangkan yang lainnya sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Oleh karena itu, berdasarkan fungsinya, jaringan komputer dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sebagai berikut.
1)    Client-server
Client-server adalah jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan dapat diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah domain http://www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server.
Atau dapat juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multiservice, yaitu mail server, web server, file server, database server, dan sebagainya.
2) Peer to peer
Peer to peer adalah jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya, dalam file sharing antarkomputer di jaringan Windows Network Neighbourhood ada lima komputer (misalnya, diberi nama A, B, C, D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat, A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B, A berfungsi sebagai client. Sedangkan, saat A memberi akses file kepada C, A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan. Jaringan yang seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan media transmisi, jaringan komputer dibagi 2, yaitu:
1.    Jaringan berkabel (wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
2.    Jaringan Nirkabel (Wireless Network / WI-FI)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Berdasarkan topologinya, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi:
1) Topologi bus
Karakteristik topologi bus adalah sebagai berikut:
a)    Node-node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
b)    Sangat sederhana dalam instalasi.
c)    Sangat ekonomis dalam biaya.
d)    Paket-paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
e)    Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah T-connector pada setiap ethernet card.
f)     Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

2) Topologi bintang (star)
Karakteristik topologi bintang adalah sebagai berikut:
a)  Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB).
b)  Bila setiap paket data yang masuk ke konsentrator (HUB), kemudian di broadcast ke seluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
c)  Sangat mudah dikembangkan.
d)  Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
e)  Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

3) Topologi cincin (ring)
Karaktersitik topologi cincin adalah:
a)    Node-node dihubungkan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
b)    Sangat sederhana dalam layout seperti jenis topologi bus.
c)    Paket-paket data dapat mengalir dalam satu arah (ke kiri atau ke kanan).
d)    Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu jika salah satu node rusak, maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
e)    Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel atau patch cable (IBM tipe 6).
 
4) Topologi mesh
Karakteristik topologi mesh adalah:
a)    Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan-peralatan yang ada.
b)    Susunannya pada setiap peralatan ada di dalam jaringan saling terhubung satu sama lain.
c)    Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, tentunya ini akan sangat sulit sekali untuk dikendalikan dibandingkan hanya sedikit saja peralatan yang terhubung.

5) Topologi pohon (tree)
Topologi pohon merupakan bentuk yang lebih luas dari topologi bintang. Seperti halnya topologi bintang, perangkat yang ada pada topologi pohon juga terhubung kepada sebuah pusat pengendali (central HUB) yang berfungsi mengatur lalu lintas di dalam jaringan. Meskipun demikian, tidak semua perangkat pada topologi pohon terhubung secara langsung ke central HUB, tetapi sebagian lainnya terhubung melalui secondary HUB.